On The Road To Palembang Hajar Mbok Yah dan Mpek-Mpek Sampai Mak Teuh

Roadio.ID goes to Palembang, perjalanan perdana.
Roadio.ID goes to Palembang, perjalanan perdana.

Dihari pertama Roadio.ID  ganti antenna di stasiun transmisi radio Rodja Palembang. Uniknya, penggantian perangkat pemancar ini dikarenakan kompartemen yang mengalami korosi akibat “faktor alam”. Apa ya itu, dan gimana cara mereka mengatasinya?

Nah selanjutnya Roadio.ID berkunjung ke Benteng Kuto Besak, sebuah bangunan masif berbentuk persegi Panjang yang menghadap ke Sungai Musi. Pada abad 18 menjadi pusat Kesultanan Palembang. Di zaman itu, Belanda menyebutnya sebagai “nieuwe keraton” yang artinya keraton baru.[1]

Menyoal Tugu Ikan Belido, letaknya masih berada di dalam kawasan Benteng Kuto Besak, juga menjadi salah satu nama sungai di Sumatera Selatan. Ikan Belido merupakan bahan baku favorit untuk mpek-mpek. Namun karena langka dan terancam punah, ikan tersebut diganti dengan bahan lainnya, yakni ikan tenggiri.

Ikan Belido sangat berjasa bagi perkembangan usaha makanan khas Palembang, oleh karena itu diabadikan dalam bentuk tugu.[2]

Tugu ikan belido memiliki dimensi tinggi 12 meter dan lebar 22 meter. Di sini, Roaders bisa bersantai sambil berolah raga ringan, karena terdapat fasilitas jogging track.

Sebagai kota bisnis dan kuliner, Palembang memperoleh penghargaan kota metropolitan terbersih.[3] Pada tahun 2011, kembali meraih prestasi di bidang lingkungan. Palembang mendapatkan penghargaan dalam ajang ASEAN Environment Sustainable City World atau kota penataan lingkungan berkelanjutan terbaik ditingkat ASEAN untuk kategori clean land.

Di sini, kita juga bisa berkunjung ke Musem Sultan Mahmud Badaruddin II yang berada di seberang Sungai Musi dan juga sembari menikmati keindahan dan kemegahan Jembatan Ampera yang menjadi simbol kota dan mengunjungi Masjid Agung Palembang.

Dalam aspek moda transportasi, kota ini memiliki Lintas Rel Terpadu Sumatera Selatan (LRT Palembang). Menghubungkan Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II dengan kompleks olahraga Jakabaring (Jakabaring Sport City / Jakabaring Sports Complex). Biayanya terjangkau, sehingga masyarakat mau pun wisatawan dapat memanfaatkan fasilitas canggih ini.

Menariknya, tiap-tiap stasiun ditempatkan berdekatan dengan lokasi wisata, pusat perbelanjaan, dan kuliner.

Sampailah pada akhir perjalanan di Rumah Makan Pindang Pegagan Mbok Yah. Di sini Roads Sandy, bareng Roads “food expert” Wisnu dan Budhi ngerasain cita rasa kuliner lokal yang Mak Teuh!

Roads Sandy juga nongkrong bareng dengan Roaders Faisal Ferdiansyah, dia adalah seorang pegiat event organizer di bawah bendera 06 Production yang juga merupakan DPP Forum Backstagers Indonesia (FBI). Roads Sandy dan Faisal duduk bahas Bersama perkembangan dan penyesuaian event terhadap New Normal. Simak selengkapnya dalam video “Roadio Goes To Palembang Hajar Kampung Mpek-mpek Sampe Mak Teuh”.

Simak di YouTube:


Referensi:
[1] https://id.wikipedia.org/wiki/Benteng_Kuto_Besak#cite_note-1
[2] https://www.palembang-tourism.com/berita-934-tugu-ikan-belido.html
[3] https://jdih.palembang.go.id/?nmodul=berita&bid=68#:~:text=Kota%20Palembang%20kembali%20meraih%20prestasi,ASEAN%20untuk%20kategori%20clean%20land.

Sandy Satura

Sandi Hasyono, S.I.Kom. Instagram | YouTube | Website

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *