Björk Kupas Sampul Album yang dipakai Bjorka

JAKARTA – Roaders, disaat media di Indonesia dan netizen ramai membicarakan tentang hacker bernama Bjorka, dimana si hacker sudah melakukan perbuatan doxing atau pembukaan data pribadi terhadap beberapa pejabat pemerintah, selain juga menjual data pribadi masyarakat.  Dibalik semua kegaduhan itu, beberapa kalangan netizen menganggap jika, bisa jadi penamaan hacker ‘Bjorka’ terinspirasi dari penyanyi asal Reykjavik, Islandia bernama Björk Gudmundsdottir. Hal ini berdasarkan header yang digunakan hacker hitam itu di Twitter, ia menggunakan sampul album Björk bertajuk Fossora yang rilis pada Agustus 2022 lalu.

Terkait album tersebut, Filsuf dan penulis Oddný Eir dan kurator musik smundur Jónsson akan bercerita banyak di sebuah podcast bertajuk, Sonic Symbolism. Mereka akan membahas bagaimana dia mengembangkan musik yang merevolusi genre, dipasangkan dengan sampul album terkenal untuk menciptakan pengalaman yang disengaja bagi audiensnya. Dengarkan bagaimana artis musik elektronik ikonik menggunakan gambar, tekstur, fotografi, desain, dan lainnya untuk mengilustrasikan pengalaman suara—semacam Simbolisme Sonik.

https://www.facebook.com/mailchimp/videos/presenting-sonic-symbolism-our-new-podcast-about-bj%C3%B6rks-process-making-each-of-h/828664608510134/

“Sampul album saya hampir seperti kartu tarot buatan sendiri. Gambar di bagian depan mungkin tampak seperti momen visual, tetapi bagi saya itu hanya menggambarkan suaranya.” -kata Björk.

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari Mailchimp Presents, dalam seri podcast 9 episode ini, Björk, Oddný, dan smundur akan menceritakan pengalaman membuat setiap albumnya secara mendalam—dimulai dengan Debut. 3 episode pertama, mengeksplorasi album Debut, Post, dan Homogenic, podcast ini sudah bisa Roaders dengar sekarang di platform manapun kamu mendapatkan podcast, dengan episode baru yang akan dirilis setiap hari Kamis.

Kita nantikan, apakah Björk sadar bahwa ada seorang hacker yang terinspirasi olehnya, dan akhirnya akan ia kupas tuntas di podcast miliknya juga? Kita tunggu saja kelanjutannya.

Konten Terkait