Bikin Visual Pack Java Jazz Festival 2022 di Amanuba Rancamaya Bogor

Jakarta International Java Jazz Festival XVII (JJF 2022) sukses diselenggarakan pada 27 hingga 29 Mei lalu.

Sebentar lagi saya akan mengajak Anda menyimak pengalaman mempersiapkan elemen visual untuk memeriahkan booth Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Ini adalah kali kedua saya terlibat dalam tim kehumasan guna mempersiapkan kehadiran KLHK pada festival area.

Menyusul BNI Java Jazz Festival yang sukses terselenggara, yang dihadiri oleh 113.000 orang pengunjung dua tahun sebelumnya yakni pada 1 – 3 Maret 2019, tahun ini KLHK kembali hadir dalam perhelatan musik jazz tingkat internasional tersebut.

Keberadaan KLHK pada Java Jazz Festival XVII 2022 sebenarnya dalam rangka diseminasi informasi kinerja dan program pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dan kehutanan. Juga bertujuan untuk amplifikasi Hari Lingkungan Hidup 2022 (World Environment Day), yang jatuh tepat pada tanggal 5 Juni 2022.

Pada booth KLH, selama 3 hari penyelenggaraan JJF 2022, digaungkan kampanye konservasi alam dan penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan yang berbicara soal Tumbuhan dan Satwa Dilindungi (TSL).

Dibarengi juga kampanye pilah sampah dan mangrove Indonesia untuk dunia.

Kesemuanya itu didukung visualisasi yang merujuk pada tema utama JJF 2022 bertajuk “Blooming Season“. Hal itu menjadi dasar tim Biro Humas KLHK dalam mengembangkan konsep desain yang diimplementasikan pada materi publikasi, desain booth, hingga merchandising.

Kolaborasi Desainer Grafis, Visual Artist, dan Working Space yang Kondusif

Materi publikasi terdiri dari poster, bumper video, visual pack, hingga merchandising dibuat dengan metode kolaboratif. Melibatkan beberapa desainer grafis dan visual artist internal Kementerian LHK.

Working space yang kondusif di Amanuba Rancamaya memberikan pengaruh positif bagi kami selama beraksi di muka perangkat laptop masing-masing.

Bukan ruang VIP, akan tetapi kamar hotel yang nyaman dan pool side cafe disulap menjadi mini studio. Lengkap dengan minuman segar dan camilan hangat gurih, peneman suasana sore yang sejuk. Kala itu sempat turun hujan beberapa jam.

Komunikasi Antar Tim

Outoput yang kami, tim desainer, hasilkan tentu akan memenuhi engagement target jika didistribusikan oleh tim pengelola media sosial Kementerian LHK, mau pun admin medsos masing-masing direktorat.

Alhamdulillah, komunikasi yang baik berhasil kami jalin. Hal tersebut terindikasi dari materi desain dapat terbit tepat waktu.

Parameter keberhasilan selanjutnya adalah jumlah pengunjung booth KLHK yang membludak jika dibandingkan dengan tahun 2019. Pada umumnya berminat untuk membawa pulang merchandising KLHK x JJF berupa goodybag dan tumbler.

Produk Desain

Desain yang semula tertuang pada layar monitor pada akhirnya juga masuk kedalam proses cetak untuk dibuat dalam bentuk akhir berupa tumbler, goodybag, t-shirt, dan lainnya.

Hasil akhir visual pack lainnya dapat Anda simak pada akun instagram Kementerian LHK serta jajaran Direktorat.

Konten Terkait